Dalam dunia logistik modern, efisiensi dan kecepatan pengiriman menjadi faktor penting yang menentukan kepuasan pelanggan. Banyak perusahaan kini tidak lagi bergantung pada satu jenis transportasi saja, melainkan menggabungkan beberapa moda untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.
Salah satu sistem yang paling banyak digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah multimodal transport.
Contents
- Apa Itu Multimodal Transport?
- Mengapa Multimodal Transport Penting dalam Logistik?
- Bagaimana Cara Kerja Multimodal Transport?
- Apa Manfaat Multimodal Transport?
- 1. Pengiriman Lebih Efisien
- 2. Biaya Logistik Lebih Terkontrol
- 3. Cocok untuk Pengiriman Jarak Jauh
- 4. Proses Lebih Terintegrasi
- 5. Mendukung Distribusi Skala Besar
- Contoh Multimodal Transport dalam Logistik
- Perbedaan Multimodal Transport dan Intermodal Transport
- Kapan Perusahaan Membutuhkan Multimodal Transport?
- Adakah Tantangan dalam Multimodal Transport?
- FAQ tentang Multimodal Transport
- 1. Apakah multimodal transport selalu lebih murah?
- 2. Moda transportasi apa saja yang bisa digunakan dalam multimodal transport?
- 3. Apakah dokumen pengiriman menjadi lebih rumit?
- 4. Apakah multimodal transport cocok untuk ekspor impor?
- 5. Mengapa multimodal transport penting dalam logistik?
Apa Itu Multimodal Transport?
Multimodal transport adalah sistem pengiriman barang yang menggunakan lebih dari satu moda transportasi dalam satu rangkaian pengiriman. Moda yang digunakan bisa berupa truk, kapal laut, kereta api, maupun pesawat, tergantung rute, jenis barang, estimasi waktu, dan kebutuhan biaya.
Dalam konteks regulasi Indonesia, angkutan multimoda didefinisikan sebagai angkutan barang dengan menggunakan paling sedikit dua moda angkutan yang berbeda atas dasar satu kontrak sebagai dokumen angkutan multimoda. Definisi ini tercantum dalam PP Nomor 8 Tahun 2011 tentang Angkutan Multimoda, yang menurut database BPK masih berstatus berlaku.
Secara internasional, UNCTAD juga menjelaskan bahwa international multimodal transport merupakan pengangkutan barang dengan setidaknya dua moda transportasi berbeda berdasarkan satu kontrak multimoda.
Mengapa Multimodal Transport Penting dalam Logistik?
Dalam dunia logistik, pengiriman barang sering kali tidak cukup hanya menggunakan satu jenis transportasi. Misalnya, barang dari pabrik dikirim menggunakan truk ke pelabuhan, lalu dilanjutkan dengan kapal laut ke kota tujuan, kemudian kembali dikirim menggunakan truk menuju gudang penerima.
Konsep ini penting karena rantai transportasi barang modern sering melibatkan beberapa moda sekaligus. OECD menyebutkan bahwa rantai pengangkutan barang kerap dibentuk oleh beberapa moda transportasi, dan kondisi tersebut dikenal sebagai multimodality.
Dengan sistem multimodal, proses pengiriman dapat dibuat lebih terintegrasi, efisien, dan mudah dikontrol karena pengiriman berada dalam satu skema layanan atau satu kontrak pengangkutan.
Bagaimana Cara Kerja Multimodal Transport?
Secara sederhana, multimodal transport bekerja dengan menggabungkan beberapa moda transportasi dalam satu alur pengiriman. Berikut gambaran prosesnya:
- Pengambilan barang dari lokasi asal
Barang diambil dari pabrik, gudang, atau titik pengiriman menggunakan truk. - Pengiriman ke terminal atau pelabuhan
Barang dibawa ke pelabuhan, stasiun, bandara kargo, atau terminal logistik. - Pengangkutan utama
Barang dikirim menggunakan moda utama seperti kapal laut, kereta api, atau pesawat. - Perpindahan moda transportasi
Setelah sampai di titik transit, barang dipindahkan ke moda transportasi berikutnya. - Pengiriman ke tujuan akhir
Barang dikirim ke gudang, distributor, toko, proyek, atau alamat penerima.
Contohnya, pengiriman barang dari Jakarta ke Makassar bisa menggunakan truk dari gudang ke pelabuhan, kapal laut dari Tanjung Priok ke Makassar, lalu truk kembali untuk pengiriman ke gudang penerima.
Apa Manfaat Multimodal Transport?
1. Pengiriman Lebih Efisien
Multimodal transport memungkinkan perusahaan memilih kombinasi moda yang paling sesuai. Untuk jarak jauh, kapal laut atau kereta bisa lebih efisien dari sisi biaya, sedangkan truk lebih fleksibel untuk pengiriman dari dan ke lokasi akhir.
2. Biaya Logistik Lebih Terkontrol
Dengan menggabungkan beberapa moda transportasi, perusahaan dapat menyesuaikan biaya pengiriman berdasarkan kebutuhan. Misalnya, barang yang tidak terlalu mendesak bisa dikirim melalui laut agar lebih ekonomis.
3. Cocok untuk Pengiriman Jarak Jauh
Untuk pengiriman antarkota, antarpulau, atau internasional, multimodal transport sangat membantu karena tidak semua wilayah bisa dijangkau langsung oleh satu moda transportasi.
4. Proses Lebih Terintegrasi
Salah satu keunggulan multimodal transport adalah adanya satu kontrak pengangkutan. Hal ini membuat koordinasi pengiriman lebih sederhana dibandingkan jika pengirim harus mengurus setiap moda secara terpisah.
5. Mendukung Distribusi Skala Besar
Perusahaan manufaktur, retail, konstruksi, FMCG, hingga ekspor-impor sering membutuhkan sistem distribusi yang melibatkan lebih dari satu moda transportasi. Multimodal transport membantu barang sampai ke tujuan dengan rute yang lebih terencana.
Contoh Multimodal Transport dalam Logistik
Berikut contoh penerapan multimodal transport:
| Rute Pengiriman | Moda yang Digunakan | Contoh Alur |
|---|---|---|
| Jakarta ke Surabaya | Truk + Kereta | Gudang Jakarta → Stasiun kargo → Surabaya → Gudang penerima |
| Jakarta ke Balikpapan | Truk + Kapal + Truk | Gudang → Pelabuhan → Kapal laut → Pelabuhan tujuan → Gudang |
| Indonesia ke Singapura | Truk + Kapal | Pabrik → Pelabuhan → Kapal internasional → Pelabuhan tujuan |
| Pengiriman cepat antarkota | Truk + Pesawat + Truk | Pickup barang → Bandara kargo → Kota tujuan → Penerima |
Perbedaan Multimodal Transport dan Intermodal Transport
Multimodal dan intermodal sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki perbedaan dari sisi pengelolaan kontrak dan tanggung jawab.
| Aspek | Multimodal Transport | Intermodal Transport |
|---|---|---|
| Moda transportasi | Menggunakan dua atau lebih moda | Menggunakan dua atau lebih moda |
| Kontrak | Umumnya menggunakan satu kontrak utama | Bisa melibatkan beberapa kontrak berbeda |
| Tanggung jawab | Dikelola oleh satu operator atau penyedia layanan utama | Tanggung jawab bisa terbagi pada beberapa pihak |
| Koordinasi | Lebih terintegrasi | Lebih banyak koordinasi antar penyedia |
| Cocok untuk | Pengiriman yang butuh kemudahan kontrol | Pengiriman dengan pengelolaan moda secara terpisah |
Kapan Perusahaan Membutuhkan Multimodal Transport?
Perusahaan membutuhkan multimodal transport ketika pengiriman barang tidak bisa diselesaikan secara efektif hanya dengan satu moda transportasi. Sistem ini cocok digunakan untuk:
- Pengiriman antarpulau
- Pengiriman ekspor dan impor
- Distribusi barang skala besar
- Pengiriman dari pabrik ke gudang pusat
- Pengiriman proyek konstruksi atau industri
- Pengiriman barang dengan rute kompleks
- Distribusi barang ke wilayah yang jauh dari pelabuhan atau bandara
Adakah Tantangan dalam Multimodal Transport?
Meskipun memiliki banyak manfaat, multimodal transport juga membutuhkan perencanaan yang matang. Beberapa tantangan yang umum terjadi antara lain keterlambatan di titik transit, perubahan jadwal kapal atau kereta, proses bongkar muat, dokumen pengiriman, serta koordinasi antar pihak.
Karena itu, perusahaan perlu bekerja sama dengan penyedia jasa logistik yang memahami alur pengiriman multimoda, memiliki jaringan transportasi luas, dan mampu mengatur dokumen serta jadwal pengiriman secara rapi.
Untuk kebutuhan pengiriman barang yang lebih terencana dan efisien, Anda dapat menggunakan layanan logistik profesional dari GSM Logistic melalui website resmi gsm-logistic.com.
FAQ tentang Multimodal Transport
1. Apakah multimodal transport selalu lebih murah?
Tidak selalu. Untuk jarak pendek, bisa saja lebih mahal karena melibatkan lebih dari satu moda transportasi. Namun untuk jarak jauh atau antar pulau, biasanya jauh lebih hemat.
2. Moda transportasi apa saja yang bisa digunakan dalam multimodal transport?
Umumnya kombinasi truk, kapal laut, kereta api, dan pesawat, tergantung kebutuhan rute, jenis barang, dan kecepatan pengiriman.
3. Apakah dokumen pengiriman menjadi lebih rumit?
Tidak. Justru lebih sederhana karena hanya menggunakan satu dokumen pengangkutan untuk seluruh perjalanan, bukan per moda transportasi.
4. Apakah multimodal transport cocok untuk ekspor impor?
Ya. Multimodal transport sangat cocok untuk ekspor impor karena pengiriman internasional sering membutuhkan kombinasi truk, kapal, kereta, atau pesawat.
5. Mengapa multimodal transport penting dalam logistik?
Karena sistem ini membantu pengiriman barang menjadi lebih fleksibel, efisien, dan mudah dikelola, terutama untuk rute jarak jauh atau pengiriman dengan banyak titik transit.

